Berita / Riyadh

Andi Algo: Bukan Sekedar Pertandingan Final

Posted by: Admin | 20 May 2015 05:01 WIB | PUB
Ket: Andi Algo, wakil ketua PSSTKI
Foto: Portal Kita

Riyadh, PSSTKI - Puncak dari Turnamen Sepakbola TKI Piala Sahabat Sejati Tahun 2015 akan digelar Jumat, 22 Mei 2015. Pada pertandingan tersebut akan mempertemukan klub Lodaya vs Sheraton memperebutkan juara kesatu dan Manshurin vs PSP2010 memperebutkan juara ketiga.

Andi Algo selaku ketua I PSSTKI sekaligus Inspektur pertandingan menegaskan bahwa pertandingan final kali ini bukan sekedar perebutan juara atau tim terbaik, tapi lebih dari itu.

"Bagi kami turnamen kali ini merupakan pertaruhan nama baik TKI pecinta sepakbola di Riyadh, jika turnamen ini sukses lancar dan tertib sampai akhir maka tentu nama TKI akan kembali terangkat" ungkap Andi kepada tim LiputanBMI.com saat ditemui di kediamannya (19/05).

Suka atau tidak, olahraga yang satu ini identik dengan fanatisme berlebih yang tidak jarang pertandingan berujung ricuh, demikian pula sepakbola TKI Riyadh yang mendapat raport merah, sehingga dalam kurun waktu tiga tahun PSSTKI Riyadh vakum.

"Alhamdulillah dari babak penyisihan hingga semi final Jumat kemarin, pertandingan demi pertandingan bisa kami laksanakan dengan baik, adapun sedikit kekurangan masih dalam tahap wajar dan akan kami perbaiki pada turnamen yang akan datang, semoga pihak KBRI dan sponsor utama simPATI Saudi akan memberikan dukungan yang lebih maksimal" harap Andi.

Untuk mensukseskan partai final, pihak panitia berencana untuk melakukan persiapan kelengkapan pertandingan pada Kamis pagi (21/05) dan akan langsung dipimpin oleh Cipto Sucipto ketua PSSTKI bersama Kusno Zain selaku ketua panitia penyelenggara. "Kami ingin memastikan semua persiapan sudah matang sebelum hari H, maka pada Kamis besok pagi-pagi panitia gotong royong menggaris lapangan, memasang spanduk, memeriksa jaring gawang dan lain-lain." ungkap Cipto.

Selain persiapan tempat pertandingan, panitia pun sudah mengantongi tiga nama wasit yang layak memimpin partai final, "masalah wasit ini sangat sensitif, jadi kita berusaha pastikan bahwa wasit nanti itu yang betul-betul kompeten, kami sudah siapkan nama-namanya" papar Kusno. (RedEx 19/05)